Gunakanlah waktu mu sebaik mungkin.. Trust me!! You never know what will you get or create later
Entri Populer
-
A: Andai Saja Carl Marx masih hidup,, Pasti dia akan ngejudge kamu kapitalis B: Kenapa? Ko bisa begitu :( A :Ya jelas, itu semua karena...
-
Sekarang jelas. Aku hilang arah.. Tak tau lagi yang mana yang harus kudulukan. Semuanya seakan menyatu, menari bersama dalam pikirku...
-
Aku adalah indahnya sepotong memori di waktu senja . Bersama menikmati indahnya langit yang merona. Hembusan angin yang mulai menggod...
-
You always have my unspoken passion Altough I might not seem to care Apakah kita memikirkan hal yang sama Atau i...
-
Dalam sibuknya diri di hari yang sunyi Ku seka lelah dengan bersandar di dinding Detik demi detik terlalui, Seperti biasa tak ada ya...
-
"Mencintai mu adalah takdir" "Memiliki mu adalah nasib" entah kemana nasib akan membawa ku ~
-
- - sungguh tak pernah ku kira kau merekah indah bagai bunga sakura yang terbang terbawa angin sejukkan dada melihatmu ku sungguh ...
-
Aku bukanlah seperti yang terlihat dari permukaan Aku adalah kegelapan yang ditutupi cahaya ...
-
Dalam ruh dan raga yang sempurna Terkadang tak kusadari ada sesuatu yang hilang di dalam jiwa Entah terlupa atau sengaja Tak bisa ku ...
-
Jadi gini ceritanya, gue ini termasuk orang yang suka lama di kamar mandi. Bukan karena macem-macem ya, tp pure karna gw suka mnikmati mome...
Kamis, 07 Februari 2013
Kamis, 24 Januari 2013
Menghilang
Gelapnya
kesendirian mulai mengenggam ku dengan eratnya, dan tanpa terasa aku mulai
memudar. Bersama diri mu yang mulai menghilang. Malam pun berbaring di samping
ku seraya berkata “mengapa kau selalu menunggu dirinya yang belum tentu menanti
diri mu”.
Aliran rindu ini mengingatkan
aku pada penyair dari Elea, yang selalu bersyair cinta tapi nampak selalu
berduka. Nista rasanya berbicara cinta namun kau tak bahagia. Ah sudahlah! Lelah
ku berandai-andai. Ku tengok langit lagi dan kau masih menghilang
... wahai rembulan
Jumat, 18 Januari 2013
Perpisahan
Gumpalan putih di
langit biru kini mulai tergantikan. Awalnya berarak bersama seperti kekasih
yang memadu cinta, kini mulai terpisah. Menjauh, tak bisa lagi berjumpa. Yang awalnya
membiru kini mulai menyaru. Aku pun tertegun sambil memandang ke atas. Segaris
rona merah menyapa dengan kelamnya pertanda aku akan segera berpisah darinya.
Aku
pun masih belum bisa beranjak dari tempat ku berdiri seakan aku adalah bagian
dari drama ini. Seiring beratnya ku langkahkan tapak kaki, bulan pun memperdaya senja hingga tak tampak
lagi di muka. Satu persatu kilauan
kemerlap cahaya di sana mulai bermunculan. Mungkin inilah saat di mana aku
harus berpisah dengan indahnya langit di waktu senja.
Jumat, 11 Januari 2013
Engkau
@maulanafm
Engkau adalah
langkah kaki di musim semi
Tempat dimana
kelopak bunga lili
Menyemi hati para
dewi
Engkau adalah
jantung kota Alexandria
Tempat dimana kau
bisa menabur benih cinta lalu ia akan tumbuh dengan sendirinya
Nada dan cahaya
adalah rias mu, rembulan dan bintang adalah pandang mu
Dan bila kau tahu,
bidadari pun melirik malu saat menatap mata mu
Tak salah bila semua
pria selalu mengekor pada mu
Dan malam pun
juga berkata “ mereka menitipkan sejumput rasa pada gelapnya diri ku,
Karna aku, adalah
waktu tersyahdu antara manusia dengan Tuhan nya”
Aku mulai habis
kata
Jumat, 07 Desember 2012
Makna Cinta
Akhirnya bisa merealisasikan janji yang dulu buat nulis pemahaman topik "itu" sekarang , yah walau lagi ga kondusif yah disempet-sempetin lah ya daripada lupa dan nyesel pada akhirnya, iya ga? hehe :p
Yaps topik itu ga lain dan ga bukan tentang CINTA *frontal! Mungkin yang tau gue dah bosen kali ya kalau gw bahas topik ini tapi suer deh kali ini emang harus di share sih cz entah kenapa gue ngerasa mendapatkan pencerahan mengenai topik ini akhir-akhir ini. Kalau dulu dipostingan -Ketika Fariz Memaknai Cinta - itu merepresentasikan gue yang dulu, sekarang I.Allah postingan ini merepresentasikan apa yang gw pikirin dan rasakan tentang satu mahluk yang sulit gue definisikan, cinta.
Sebelumnya jujur, pencerahan yang gue rasakan ini benar-benar ngebuat gw merasa tertohok dan tertampar saat itu. masih mending tertamparnya pake tangan, pas dapet pencerahan itu gue ngerasa dapat tamparan pake kaki #eh buset hahah (maklum atlet taekwondo pasti pernah lah ya ngerasain ditampar pake kaki hueheue). Pencerahan ini berbentuk sebuah kabar bahagia dari seorang yang bisa dibilang jadi panutan gue dan salah satu orang yang gue kagumi. beliau yang menyampaikan sebuah kabar bahagia, yang mana gue ga duga-duga bakal secepat dan senyata itu hehe (ngemeng walimahan susah bener bro! haha). Dari sana gue belajar memandang suatu hubungan yang syarat dengan cinta yang berbeda dengan cinta-cinta yang lain yang sering gue saksikan. Ini tulus, Lillahita'ala, dan luar biasa mpe susah inih gue mencoba merangkainya. sebuah hubungan yang dibangun berlandaskan ibadah, tanpa nafsu yang menyelimuti setiap rasa. Rasa malu pun saat itu mulai menyergap diri ini. Terbayang seorang pemuda yang telah hidup selama 20 tahun silam begitu salah mengartikan dan memahami tentang perasaan ini.
Dulu gue selalu sangat bernafsu ketika berbicara cinta, selalu menjadikan cinta sebagai goal yang merupakan akhir dari sebuah rasa. Yah alhasil grasak grusuk dan ga jelas deh jadinya. Rindu yang selalu menyelimuti, gelisah yang selalu menemani, hingga ketakutan yang selalu menghantui di saat berpikir bagaimana bila cinta ini tak terbalaskan atau bertepuk sebelah tangan. huhuh sedih ya wkwk. Namun sekarang semua itu telah berubah... Kini ku mulai memaknai cinta dengan berbeda.
Kini aku seterang bulan purnama
Yang mulai menyadari arti kata cinta
Yang tak lebih dari sekedar rasa
Bilamana kau mulai bertanya
Apa makna dari cinta?
Selasa, 27 November 2012
Futur Tingkat Dewa
Aku bukanlah seperti yang terlihat dari permukaan
Aku adalah kegelapan yang ditutupi cahaya malam
Apa yang terlihat sebenarnya adalah selapis membran kebaikan yang terikat bersama kepalsuan dan kemunafikan
Lapisan itu selalu menjagaku
Menciptakan persona bagiku agar kalian tertipu diriku
Senyum ku tak lebih dari sekedar gerakan bibir
Tawa ku tak lebih dari sebuah keterpaksaan
Bilamana kau bertanya siapa jadinya diri mu?
Sebenar-benarnya diri ku adalah
Senyum ku tak lebih dari sekedar gerakan bibir
Tawa ku tak lebih dari sebuah keterpaksaan
Bilamana kau bertanya siapa jadinya diri mu?
Sebenar-benarnya diri ku adalah
Rabu, 14 November 2012
Ketika Fariz Memaknai Cinta
Senyam senyum sendiri di saat ngeliat tugas jurnal logpenil dulu.. Kalau ga salah tanggal yang tertera itu 7 Juni 2010, ga terasa ya waktu begitu cepat berlalu :3
Ketika Fariz Memaknai Cinta
Betapa bahagianya orang yang dapat menggungapkan rasa cintanya kepada orang lain. Karena itu adalah salah satu hal yang paling membahagiakan di dunia ini Terkadang Ia iri dengan orang yang selalu terbuka dan dengan mudahnya menyatakan perasaan yang Ia rasakan. Kenapa seperti itu? Karena Ia adalah orang yang hanya bisa merasakan cinta tanpa dapat mengungkapkannya. Dari sejak kecil Ia memiliki sifat yang pemalu. Terutama dengan lawan jenis. Seiring bertambahnya usia dan waktu kian berlalu, Ia pun tetap menjadi sosok yang sulit mengungkapkan perasaan yang Ia rasakan. Oleh sebab itu Ia pun sulit mendapatkan cinta.
Cinta
Begitu nikmat kala dibuainya Begitu indah ketika digenggamnya Begitu menyenangkan untuk dikenangkan Begitu syahdu untuk dibisikkan Begitu mesra untuk diucapkan
Namun...
Begitu sakit ketika dicampakkan Begitu sedih kala ditinggalkan Begitu kecewa saat dihapuskan juga Begitu sulit untuk dilupakan
Namun ga hanya waktu aja yang berubah, pemahaman tentang topik ini pun juga berubah mas bro. Tapi dikesempatan kali ini mau share pemahaman "topik ini" sekitar 2 tahun lalu. Ntar kalau udah kondusif bakal ngecompare pemahaman yang sekarang deh heuheu.. selamat menikmati
Ketika Fariz Memaknai Cinta
Betapa bahagianya orang yang dapat menggungapkan rasa cintanya kepada orang lain. Karena itu adalah salah satu hal yang paling membahagiakan di dunia ini Terkadang Ia iri dengan orang yang selalu terbuka dan dengan mudahnya menyatakan perasaan yang Ia rasakan. Kenapa seperti itu? Karena Ia adalah orang yang hanya bisa merasakan cinta tanpa dapat mengungkapkannya. Dari sejak kecil Ia memiliki sifat yang pemalu. Terutama dengan lawan jenis. Seiring bertambahnya usia dan waktu kian berlalu, Ia pun tetap menjadi sosok yang sulit mengungkapkan perasaan yang Ia rasakan. Oleh sebab itu Ia pun sulit mendapatkan cinta.
Cinta
Begitu nikmat kala dibuainya Begitu indah ketika digenggamnya Begitu menyenangkan untuk dikenangkan Begitu syahdu untuk dibisikkan Begitu mesra untuk diucapkan
Namun...
Begitu sakit ketika dicampakkan Begitu sedih kala ditinggalkan Begitu kecewa saat dihapuskan juga Begitu sulit untuk dilupakan
Langganan:
Postingan (Atom)


