Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Puisi Kesedihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Kesedihan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2011

Harapan Semu

Terurai air mata
Dari batin yang tersiksa
Mencoba tersenyum dengan hati yang terluka
Sungguh kau tak pernah bisa..

Kau coba untuk setia
Walau kau tahu Ia selalu berdusta
Biarlah tak apa karena kau sayang padanya
Memang bahagia tak selalu tercipta
Bagi mereka yang ingin bahagia


Semakin besar kau telah berharap
Semakin besar kau akan kecewa
Terkikis bahagia dari segala rasa
Hancurlah jiwa di kala duka

Sabtu, 01 Oktober 2011

Tiada Hari Tanpa Rasa

Sang Pujangga Menatap Wanita

Kau begitu indah bagai aurora di kutub utara
Yang menerangi jiwa ketika senja tiba
Memberikan warna, cahaya, dan juga cinta untuk kita semua
Sungguh itu takkan pernah terlupa


Di sana ku terdiam menatapmu
Waktu pun tak terasa kian berlalu
Tingkah ku mulai tak menentu
Terasa malu menyentuh Qolbu
Hanya terpaku melihat senyummu
walau ku tahu itu semu

Lalu kian berlalu..
Tak pernah berharap ini akan terjadi
Menghapuskan janji yang tercipta dari mimpi
Walau seperti tak perduli tapi hati tak ingin mengikuti
Terlampau berat tuk dilewati hingga ku tak sanggup beranjak pergi

Dan ternyata keyakinan tak sejalan dengan harapan
Memang, angan takkan pernah terealisasikan hanya dengan impian tanpa tindakan
Penyesalan memang selalu menyakitkan , tapi itu kenyataan
Masih tersimpan keraguan dan kebimbangan dengan apa yang kau rasakan
Kesalahan, kekurangan, keburukan, dan kelemahan tak pernah terfikirkan
(Hanya berharap penyelesaian dan akhir yang membahagiakan )
Karena terlalu sayang untuk dilupakan, terlalu bimbang untuk diabadikan

(This not what I intended. Sorry for everything.. just make problem, trouble, n burden)


Berharap semua ini bukan hanya sekedar rasa tetapi nyata …
Haha tapi sungguh ku tak mengerti apa itu cinta karena aku adalah seorang pria.
Pria yang mudah putus asa dan selalu berduka ^ ^

-MFM-

Kenangan


Dalam ruh dan raga yang sempurna

Terkadang tak kusadari ada sesuatu yang hilang di dalam jiwa

Entah terlupa atau sengaja

Tak bisa ku rasa, tak bisa ku tata



Logika yang terluka

Terkekang pada fenomena yang nyata

Hasilkan derita yang tak pernah kau kira

Lelah mencoba tetap tak ingat jua

Yang tak bisa ku buka karena itu sesakkan dada



Wahai kenangan

Engkau laksana hujan yang menghapus jejak jejak ingatan

Kau muncul ketika aku tak mengharapkan

Kau pergi ketika aku menginginkan

Tak dapat kupungkiri

aku tak pernah bisa mengerti


Sungguh..

Setiap kenangan yang ada di dalam hati

Tak selamanya

Akan selalu tersimpan abadi


-MFM-

(puisi puisi kesedihan, puisi 2011, puisi kenangan, puisi ungkapan hati)